Home » , » Islam Dalam Pandangan Barat (Bagian 1)

Islam Dalam Pandangan Barat (Bagian 1)



A.    Sekilas Sejarah Peradaban Dunia
Mencari sejarah peradaban didunia ini, ada baik kalau kita mulai dari siapa pertama yang memengang peradaban. Dalam ilmu Geografi, titik tengah Bumi itu adalah Mesopotamia. Tepatnya, Timur Tengah. Disitu pulalah pertama kali muncul segala macam peradaban. Bahkan, Nabi-Nabi kita lahirnya disana, beraktivitas disana, dan meninggal disana. Di daerah Timur Tengah. Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, Nabi Ishaq, Nabi Yakub, Nabi Yusuf, Nabi Zakaria, Nabi Isa, Nabi Musa, Nabi Sulaiman, Nabi Daud, Nabi Muhammad, dan lain-lain. Maka kemarin muncul nabi di India, itu salah besar karena belum ada dalam sejarah.
Sebulum muncul Islam terlebih dahulu muncul yang namanya Imperium Persia. Imperium Persia pernah terbentang sepanjang 7,4 juta kilometer per segi. Inperium ini bertahan samapai 12 abad.  Kecanggihan teknologi pada masa itu sudah lumayan keren, pada tahun 600 M, mereka sudah punya Gerbang Ctesiphon yang mengelilingi sepanjang peradaban Persia. Jangan banyangkan hal ini pada tahun 2014, tapi bayanglah pada tahun 600 silam. Sayangnya mereka bukan menyembah Allah . Mereka lebih percaya kepada dewa matahari dan api yang waktu jaman dulu disebut sebagai agama Majusi.
Setebah ratusan tahun berkuasanya Persia kemudian muncul peradaban kedua di sebelah barat yang lebih terkenal dengan sebutan peradaban Romawi atau imperium Romawi. Kerajaan peradaban ini sejauh 5 juta kilometer persegi. Jaman dulu tidak seribut dijaman sekarang, dulu hanya mengenal dua Negara antara Timur (Persia) dan Barat (Romawi). Makanya segala sesuatu yang kita sebut-sebut "Barat" itu segala sesuatu bermula di dari peradaban Romawi. Bisa di lihat di peta yang namanya barat ada Inggris, Spanyol, Perancis, Italia, Jerman, dan lain-lain. Lautan Mediterania menjadi kolam pribadi mereka. Tidak hanya itu saja kekayaan mereka, mereka juga punya Colloseum, yang seperti kita ketahui, masuk ke dalam 7 Kejaiaban Dunia. Sebab, mereka sudah menguasai Barat selama hampir sekitar 15 abad. Sampai sekarang pun mereka masih menjadi sumber Hegemoni Kristen Katolik sedunia. 
Itu semua nolstalgia yang sudah terjadi, tapi peradaban ketiga yang lebih luas, lebih lama dan tidak banyak orang mengetahuinya. Inilah realita terhadap peradaban ini yang tidak masuk dalam buku-buku sejarah yang di ajarkan disekolah. Peradaban ini lebih dahsyat dari pada yang pertama dan yang kedua. Kriminalitas dan perikemanusia terjamin di jaman peradaban ini, yang dipimpin oleh pemimpin-pemimpin yang adil, bijak sana, dan amanah terhadap jabatannya.
Tahun 623 Masehi adalah suatu kejadian yang spektakuler. Sampai-sampai Umar bin Khatab  menjadikan tahun ini sebagai awal penanggalan kalender Hijriah. Itulah saat Rasulullah . hijrah dari Mekkah ke Madinah dan disanalah Rasulullah . mendirikan Daulah Islam Nabawiyyah.  Kalau dalam bahasa Indonesia, artinya, Negara Islamnya Nabi. Disaat yang sama, di sebelah kanannya terbentang Imperium Persia yang luasnya 7,4 juta kilometer kuadrat yang usianya sudah ribuan tahun dan di sebelah kirinya, terbentang Imperium Romawi yang luasnya 5 juta kilometer kuadrat yang usianya sudah 650 tahun. 
Sementara Rasulullah . baru membangun Islam di tengah-tengah antara peradaban timur dan barat. Padahal Arab saat itu tempat yang paling kampungan, seperti di Papua dan Mentawai, tapi di arab tidak ada hutan yang ada Cuma padang pasir. Sementara yang di kiri-kanan sudah canggih, keren, dan wow banget, di tengah-tengah ini tempat jin membuang anak, tempat peradaban yang kacau, tempat orang saling kurang ajar, tempat orang yang kerjaannya tawuran antar kampung dan suku, makanya sampai-sampai kalau ada bayi perempuan yang lahir, maka bayi tersebut akan dibunuh. Karena bayi tersebut nanti tidak bisa dipakai untuk tawuran dan peperangan antar suku, sangkin gilanya, sampai-sampai laki-laki pada saat itu bisa punya 40 istri. 
Kita kembali ke pembahasan tahun 623, sementara Rasul hijrah dari Mekkah ke Madinah pada saat itu sedang adu maut dua derby. Sedang ada perang besar, Yaitu perang antara Romawi dengan Persia. Kalau zaman sekarang adu antara Mashester United versus Mashester City yang tentunya akan mengguncang dunia sepak bola. Orang-orang bertanya, kita mau dukung yang mana Persia atau Romawi atau saat ini Man. Unitid atau Man. City, kira-kira siapa yang akan menang mengambil juara. Karena orang-orang sudah terlalu sibuk membahas derby maut tersebut, tidak lama kemudian Allah . Memberikan duluan bocoran siapa yang menang dan termasuk yang akan terjadi kedepan.
Hal ini Allah rangkumkan dalam Al-Qur’an, "Telah dikalahkan bangsa Rumawi. di negeri yang terdekat. Dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang dalam beberapa tahun lagi."(QS. Ar-Ruum: 2-4) kalau Allah telah mengatakan demikian pasti benar dan tidak mungkin salah. Apa yang Allah sebutkan pada tahun 623 itu, Romawi kalah tapi 7 tahun setelah itu, mereka adu kekuatan lagi dan Romawi yang menang. ketika itu muncul seorang yang demikian hebat, yang biasa dikenal dengan nama The Great Alexander, Heracles. 
Tidak lama kemudian setelah orang Heracles menang, Heracles mendapatkan sebuah surat yang ditulis dengan Bahasa Arab dan ada stempel nama Muhammad, Rasulullah . Yah, soalnya memang Allah yang menyuruh Rasulullah untuk mengirim surat itu kepada seluruh dunia pada tahun 629 tersebut. Dikirim ke Romawi yang menang perang maupun Persia yang kalah perang.  Isi suratnya kurang lebih:
"Dengan nama Allah, Pengasih dan Penyayang. Dari Muhammad hamba Allah dan utusan-Nya kepada Heraclius pembesar Romawi. Salam sejahtera bagi yang mengikuti petunjuk yang benar. Dengan ini saya mengajak tuan menuruti ajaran Islam. Terimalah ajaran Islam, tuan akan selamat. Tuhan akan memberi pahala dua kali kepada tuan. Kalau tuan menolak, maka dosa  orang-orang Arisiyin Heraklius bertanggungjawab atas dosa rakyatnya karena dia merintangi mereka dari agama menjadi tanggungiawab tuan. Wahai orang-orang Ahli Kitab. Marilah sama-sama kita berpegang pada kata yang sama antara kami dan kamu, yakni bahwa tak ada yang kita sembah selain Allah dan kita tidak akan mempersekutukan-Nya dengan apa pun, bahwa yang satu takkan mengambil yang lain menjadi tuhan selain Allah. Tetapi kalau mereka mengelak juga, katakanlah kepada mereka, saksikanlah bahwa kami ini orang-orang Islam."
Menurut Anda, ini surat ajakan atau ancaman? Surat yang mirip demikian juga dikirimkan kepada raja Persia. Sama-sama ada kata ajakan dan ancamannya, "Kalau mau selamat masuklah Islam kalau tidak, tanggunglah dosa rakyat-rakyatmu." Bayangkan saja kalau Anda jadi Raja Persia maupun Raja Romawi. Anda kaya raya, punya banyak pasukan hebat, punya banyak harta, punya banyak Sumber Daya Alam, populer, dan kehebatan-kehebatan lainnya. Tiba-tiba, Anda disuruh angkat tangan oleh seseorang yang cuman punya kekuasaan Cuma se Madinah doang. Kira-kira, apa reaksi Anda? "Haaah? Siapa ini? Saya nggak kenal siapa si Muhammad ini."  Tiba-tiba salah seorang pejabat si Heracles memberikan info, "Dia seorang Nabi. Kabarnya dia berhasil menyatukan Jaziratul-Arab, yang sebelumnya tidak pernah disatukan selama ratusan tahun dan dia juga berhasil membentuk kekuatan tempur yang hebat." Heracles juga kaget mendengar info tersebut, sehingga Heracles memanggikan satu orang Arab, untuk di bawa ke hadapan dia. Kebetulan, ketemulah salah satu orang Arab dan dipanggil ke tempat sang Heracles. Namanya adalah Abu Sufyan, dia adalah pamannya Nabi, sebelum masuk Islam.
Setelah ketemu, akhirnya dimulailah perbincang-bincangan mereka.  Setelah mereka diskusi yang panjang tiba-tiba sang Heracles bilang, "Abu Sufyan, kalau memang yang tadi anda katakan itu benar, berarti benar pula bahwa orang ini adalah seorang Nabi. Soalnya sangat cocok dengan cici-ciri Nabi yang disampaikan kitab-kitab kami dan menurut saya, sebentar lagi kekuasaannya akan sampai ke depan kaki saya ini."  Setelah itu, akhirnya si Heracles mengajak pejabat-pejabatnya untuk rapat. Dalam rapat tersebut, sang Heracles melontarkan sebuah tawaran, "Gimana menurut Anda, kalau kita masuk islam?" Tiba-tiba para pejabatnya langsung riuh, Apa kata dunia nantinnya. Masak kita kalah sama Madinah? Kata Heracles, "Tenang saya cuman tes saja, Anda loyal sama saya tidak." Akhirnya mereka tidak jadi masuk Islam karena pejabatnya dan Heracles memberikan keputusannya kepada Rasul melalui utusannya, dengan cara yang damai. 
Berbeda dengan pesia baru dibaca paragraf pertama saja, suratnya sudah langsung disobek-sobek, Soalnya di Persia ada aturan bahwa nama Raja harus diletakkan pertama kali. Siapa yang tidak meletakkan nama raja di pertama kali berarti penghinaan terhadapnya. Mengetahui hal ini Rasulullah . Mengatakan "Semoga Allah mencabik-cabik kerajaannya, sebagaimana ia merobek-robek suratku." (HR. Bukhari).  Kalau Rasulullah sudah mengatakan demikian pasti benar dan Ternyata kurang dari 30 tahun, kekuasaan Persia dicabik-cabik oleh Allah dan masuk ke dalam wilayah kekuasaan Islam.
Singkat cerita, sebagian besar wilayah Romawi juga dikuasi oleh Islam. Hingga akhirnya terbentanglah Daulah Islam Nabawiyah, yang luasnya 20 juta kilometer persegi! Hal ini dimulai dari tahun 623 M (1 Hijriyah) sampai 1924 M (Runtuhnya Khilafah dan mulainya Ghazwul Fikri). Berarti Indonesia ada, karena Indonesia baru muncul kemarin pas tahun 1945 M, Juga belum ada namanya Malaysia, Mesir, Brunei, Singapura, India, Pakistan, Banglades, Iran, Irak, Turki, Saudi Arabia, Nigeria, dan lain-lain. Semuanya belum ada. Tapi semua itu bersatu dalam satu wilayah, yang disebut dengan Daulah Khilafah Islam. Nama negaranya Khilafah, nama pemimpinnya Khalifah Yaitu Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali. Betapa besarnya wilayah yang mereka pimpin dan saat itu pula mereka memimpin dengan bendera La Ilaha IllAllah, Muhammad Rasulullah.
Dengan aturan Al-Qur'an dan assunnah.  Ketika itu, islam benar-benar bersatu. Banyak yang membicarakan Islam. Ketika mendengar kata "Islam", orang-orang langsung teringat "keren", "pinter", "jago", "kuat", "ganteng", "canggih", "kaya", "damai", dan sebagainya. Betapa tidak? Coba simak beberapa orang-orang berikut ini:
1.      Alhazen (Ibnu Al-Haitsami)
Ibnu Al-Haitsami seorang sarjana Teknik Sipil saat itu. Kerjaannya membuat bendungan dan membuat jembatan.  Suatu hari beliau pernah diundang oleh seorang Gubernur Mesir. Ketika itu baru pertama kalinya beliau pergi ke Mesir. Sesampainya di Mesir, beliau disuruh membuat bendungan sungai Nil. Tapi beliau katakan, "Waduh, sorry, maaf Pak. Itu ada Piramid yang pernah dibuat orang sini, tapi mereka tidak bisa buat bendungan sungai Nil. Kami saja tidak bisa membuat Piramid. Apalagi mau buat bendungan sungai Nil?" Gubernurnya langsung mengamuk karena investasinya gagal. Akhirnya Ibnu Al-Haitsami pun dipenjara selama 10 tahun.
Dalam Penjara beliau menulis buku tentang mata. Beliau menulis tentang kontraksi otot mata, kontraksi lensa, dan akhirnya beliau menjadi orang yang pertama kali menemukan ilmu optic, yang sekarang  dikenal dengan istilah "kaca mata". Beliau juga orang yang pertama kali membuat kamera Obscura. Kamera yang paling pertamax. Hingga sekarang menjadi seperti yang kita pakai sekarang ini.  600 tahun kemudian barulah lahir Newton di Eropa. Newton juga membahas ilmu optik, yang refrensinya dikutip dari bukunya Ibnu Al-Haitsami. Percaya atau tidak percaya, faktanya, Eropa pernah ketinggalan 600 tahun dari Islam. What an awesome! Isn't it? 

2.      Albucasis (Abu Qasim Al-Zahrawi)
Perkenalkan, Abu Qasim Al-Zahrawi. Pakar sekaligus pelopor ilmu bedah di dunia dengan julukan "si Bapak Bedah". Dalam bukunya yang berjudul Al-Tasrif, beliau memperkenalkan alat-alat bedah, yang sampai sekarang masih di pakai. Orang-orang pun merasa kagum, karena selama ini belum ada yang bisa membedah manusia, kemudian manusia tersebut masih bisa tetap hidup setelah dibedah. Sebut saja, istilahnya biasa kita kenal dengan nama operasi sesar. 



3.       Avicenna (Ibnu Sina)
Ibnu Sina di Eropa dikenal dengan sebutan Avicenna. Beliau menulis buku Dasar-Dasar Pengobatan yang kerap dipakai sebagai text book untuk belajar mengajar orang-orang di dunia dan beliau pula yang memperkenalkan Rumah Sakit modern pada tahun 1000 M. Sedangkan Perancis saja baru punya Rumah Sakit pertama kali pas tahun 1200 pasca Perang Salib dan masih banyak lagi kemajuan lainnya, seperti membangun gorong-gorong di Andalusia, Islam juga yang duluan membuat meriam, memberikan nama-nama bintang, memberikan nama-nama binatang, dan lain-lain. Jadi jangan heran, ketika mendengar kata "Islam", orang-orang zaman dulu itu spontan terasosiasi dengan "keren", "pinter", "jago", "kuat", "ganteng", "canggih", "kaya", "hebat", dan lain-lain. 

4.      Islam Sekarang
Islam sekarang sudah terkotak-kotak, banyak orang Islam yang stress. Islam dilambangkan dengan kejahatan dan teorisme. Kenapa Islam begitu jelak dimata orang sekarang. Karena muslimnya yang meninggalkan agama, mengikuti tren barat sehingga kebarat-baratan. Perang pemikiran dimulai dengan berbagai senjata rahasia dan penelitian. Sehingga Islam semakin terjempit. Perang tidak lagi dengan senjata dan kejahatan, karena mereka tau bahwa Islam tidak bisa ditaklukkan dengan perang kekejaman. Sekarang yang di buka adalah perang cinta dan kasih, bukan dengan pedang tapi dengan kata-kata. Bukan dengan senjata tapi dengan retorika.

*) Penulis Merupakan Mantan Pimpinan Islamic Research Forum.

0 komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI

BARAT

FACEBOOK


Diberdayakan oleh Blogger.

Terbaru

Popular Posts

Flag Counter