KULIAH IFTITAH STID MOHAMMAD NATSIR

Mahasiswa suntuk

Kebiasaan mahasiswa pada saat tidak memiliki tugas dari kampus, jika tidak main game ya chat pacar dan mantan, namun berbeda dengan sahabat saya satu ini, kebiasaan dia jika lagi keadaan suntuk hal yang paliang dia suka adalah melihat tutorial permainan game, hal itu sudah membuatnya bahagia," ujar joko riyanto," ia merupakan seorang sarjana muda dalam bidang pertenakan lele oragnik.

Dilema skripsi

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Semester akhir dalam dunia perkuliahan, merupakan semester berfikir kritis dalam menghadapi sebuah permasalah,  dimana kita dituntut mampu dalam menyelesaikannya, misalnya jurusan dakwah ya sibuk mencari referensi atau data, guna menyelesaikan problematika dakwah yang sedang dihadapi, apalagi jurusan dakwahnya berkaitan dengan ilmu komunikasi, yang satu ini kita di harapkan mampu menyelesaikan permasalah dalam komunikasi dalam berdakwah, serta metode yang tepat, yang digunakan dalam berdakwah tersebut.
Seiring berjalanya waktu tantangan dakwah semakin berat, dimana dengan adanya media sosial yang begitu masif, dan informasi yang begitu mudah didapatkan, hanya dengan handphone ditangan semua yang kita inginkan dapat hadir di hadapan kita, serta canggihnya teknologi saat ini sehingga mampu menyampaikan sebuah informasi secara serentak dalam waktu bersamaan.
Di era informasi saat ini, banyak bermunculan media, diantaranya, radio,televisi,media cetak, dan internet batu-baru ini. Saat ini, dari media elektronik seperti televisi, diharapkan mampu memeberikan informasi yang falid, mendidik, dan menambah wawasan, akhir-akhir ini justru konten tanyangan yang ditampilkan sebagian besar hanya hiburan semata, tidak memiliki nilai-nilai edukasi yang tinggi, sehingga hanya menjadi tontonan bukan tuntunan.
Rusaknya media dengan mengabaikan kepentingan edukasi hal ini merupakan awal kehancuran sebuah bangsa, dimana informasi yang didapat, tidak memeberikan asumsi moral yang baik, sehingga banyak masyarakat yang kehilangan moral, salah satunya ummat islam, yang lupa dengan jati diri keislamannya, mereka malu dengan nilai-nilai islam itu sendiri.
Dengan permasalahan diatas yang kita harapkan adalah keseimbangan media televisi, yang mampu mengadirkan tayangan televisi, berdampak moral yang baik dan edukasi yang baik, sehingga generasi bangsa dapat terselamatkan dari kehancuran moral dan peradaban yang salah.....

Assalamualaikum wr wb.
Berbagi Kisah perjalanan singkat, pada saat kami kafilah dakwah di lereng gunung semeru tepatnya di perkampungan suku tengger, banyak pengalaman yang kami dapatkan, selama kurang lebih 2 bulan kami disana mendampingi para mu'allaf,  masyarakat disana merupakan masyarakat yang kuat dalam memegang prinsip perdamaian, hal ini kami rasakan dan kami saksiakan betapa harmonisnya mereka, bahkan bukan dengan kaum muslimin saja melainkan non muslin juga.
Agama masyarakat suku tengger ada yag Islam, hindu dan ada pulang yang beragama nasrani. Dalam beragama di kalangan masyarakat suku tengger bebas mau memilih yang mana saja, walaupun dalam satu keluarga, ini kami jumpai seorang kepala keluarga yang beragama Islam namun istrinya masih menganut agama hindu, keadaan seperti ini sudah lumrah bagi masyrakat suku tengger.
Adat dan budaya masih erat, masyarakat suku Tengger  masih sering menggunakan sesaji-sesaji, namun kegiatan tersebut sudah mulai terkikis, setelah banyaknya aktivis dakwah yang turun dan mendampingi mereka, salah seorang tokoh yang sangat berpengaruh bagi perkembangan Islam di suku Tengger,  sebut saja namanya pak tomo, beliau merupakan mu'alaf pertama di masyarakat suku Tengger. Pada tahun 1971 belaiu mengucapkan dua kalimat syahadat kemuadian beliau belajar mengaji kepada salah seorang ustadz yang dikirim dari pemda kab lumajang, awal mulanya beliau masih mempelajari makna dari syahadat kemudian tata cara sholat, seiring berjalan beliau belajar ilmu fiqih juga, setelah merasa cukup dan mampu Berbagi dengan yang lain, disini pak tomo berfikir untuk menyebarkan agama Islam di masyarakat  suku  tengger. Berdakwah dan menyebarkan agama Islam itu Memang sulit, rintangan, cobaan, ancaman silir menghampiri, hal itu yang dirasakan pak tomo, beliau berdakwah dari satu kampung kekampung yang lain, dari satu dusun ke dusun yang lain,.hingga beliau menguasai satu desa binaan, ya walaupun belum keseluruhan masuk Islam.
Berangkat pagi pulang tengah malam, itu kegiatan pak tomo setiap harinya, beliau mendampingi  para mu'allaf, lelaki tua renta itu mangatakan, " urip iku mo sedelo, moko uriplah seng manfaat kangge wong lio".
Kehidupan yang sederhana tidak menghentikan  pak tomo dalam menyebarkan Islam di masyarakat suku Tengger,  dengan ikhtiar dan doanya beliau tetap berjalan walaupun nyawa beliau pertaruhkan. Selain menjadi aktivis dakwah beliau juga bertani guna menyukupi kedidupan istri dan anak-anaknya, begitulah rutinitas kegiatan pak tomo.
Mungkin ini episod pertama dari cerita masyarakat suku tengger dan dakwah islamiyah, tunggu episod selanjutnya.

Mahasantri

Kehidupan mahasantri berbeda dengan mahasiswa, jika mahasantri kehidupannya layaknya santri dipondok pesantren.

Aneh, Ulama Syiah Irak Serukan Serang Tentara AS yang Perangi ISIS



PsyWar | Ulama Syiah Irak berpengaruh  Moqtada al-Sadr memerintahkan para pengikutnya untuk menargetkan tentara Amerika Serikat yang diterjunkan ke Irak untuk memerangi kelompok militan ISIS, demikian laporan CNN (18/7).

Aneh. Bukankah saat ini konflik utama Irak adalah perang sektarian kelompok Sunni melawan kelompok Syiah. Banyak tentara Irak Sunni bergabung dengan ISIS disebabkan perang sektarian yang melanda seluruh negeri Irak. Mengapa justru tokoh Syiah menganjurkan pendukungnya menyerang tentara Amerika yang mau membantu Irak menghancurkan ISIS yang Sunni. Tapi begitulah, kadang kita berhadapan dengan Syiah yang acapkali mempunyai agenda tersembunyi.

Moqtada al-Sadr, yang dikenal publik ketika Tentara Mahdi yang dipimpinnya memerangi tentara AS setelah invasi pada 2003. Seruan itu diluncurkan Sadr di situs resminya, ketika menanggapi komentar dari pendukungnya soal pengerahan ratusan tentara tambahan AS ke Irak.

"Mereka adalah target bagi kami," kata Sadr, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, dikutip dari Reuters, Minggu (17/7).

Tentara Mahdi dibubarkan pada 2008, digantikan oleh Brigade Perdamaian, yang membantu memukul mundur ISIS dari sekitar Baghdad pada 2014. Brigade Perdamaian dikelola oleh pemerintah dan ditempatkan di ibu kota serta sejumlah kota lainnya.


Sadar memiliki puluhan ribu pendukung setia dan juga merupakan pemimpin gerakan protes yang berujung pada dua kali penyerbuan demonstran ke distrik pemerintah di Green Zone pada tahun ini.

Menteri Pertahanan AS Ash Carter menyatakan pada Senin (18/7) bahwa Pentagon akan mengirimkan 560 tentara tambahan untuk membantu pasukan Irak merebut kembali kota utara Mosul dalam serangan yang direncanakan pada tahun ini.

Penyebaran pasukan tambahan AS, diperkirakan akan terjadi dalam beberapa pekan, akan meningkatkan jumlah pasukan AS di Irak menjadi sekitar 4.650 tentara. Jumlah ini masih di bawah total 170 ribu tentara AS yang berada di Irak selama pendudukan yang berlangsung hampir sembilan tahun.

Milisi Syiah lainnya, terutama yang didukung oleh Iran, juga menyerukan serangan terhadap tentara AS tahun lalu. Namun, sejumlah aksi penyerangan terhadap pasukan AS yang kembali ke Irak sejak dua tahun lalu dilakukan oleh kelompok militan Sunni.

Sumber: Si Online

Seuntai Kisah Pengkhianatan Syi’ah dan Pentingnya Mendoakan Mujahidin

mujahidin berdoa
Oleh Al-Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah
PsyWar |  
Seuntai Kisah Pengkhianatan Syi’ah dan Pentingnya Mendoakan Mujahidin
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Marilah Sejenak Menengok Sejarah: Tahukah Anda tentang Pasukan Tatar?
Inilah salah satu pasukan terkuat dan terbesar dalam sejarah. Namun sayang mereka adalah pasukan kafir yang membantai ribuan, bahkan mungkin jutaan kaum muslimin. Banyak negeri muslim berjatuhan ke tangan mereka diiringi banjir darah dan hujan air mata, bahkan mereka berhasil menguasai Baghdad, pusat Pemerintahan Islam dan membunuh khalifah, pemimpin tertinggi kaum muslimin ketika itu tanpa perlawanan, koq bisa?
Jawabannya: Di antara sebab terbesar hal itu terjadi adalah karena pengkhianatan kaum yang sangat jelek, kaum yang menyimpan dendam terhadap Islam dan kaum muslimin, kaum yang tidak segan-segan menggunakan tangan-tangan keji mereka untuk membantai kaum muslimin ketika mereka kuat, dan ketika mereka lemah maka mereka gunakan tangan-tangan orang kafir, itulah kaum Syi’ah.
Ringkas cerita, ketika kaum muslimin dalam kondisi lemah, maka Khalifah meminta perdamaian kepada Holako Khan (Pemimpin Pasukan Tatar). Beliau membawa banyak sekali harta untuk diserahkan sebagai upeti, tanda ketundukan kepada Tatar, beliau lakukan itu atas saran orang-orang Syi’ah, terutama yang beliau angkat jadi menteri dan orang dekatnya, yaitu Al-‘Ala’ Ibnul ‘Alqomi dan Nashir Ath-Thusi (yang sering dipuji oleh tokoh sesat Syi’ah Khomeini). Tapi bersamaan dengan itu, orang-orang Syi’ah menyarankan kepada Holako untuk tidak menerima perjanjian damai dari Khalifah dan hendaklah membunuhnya.
 Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah menyebutkan,
وقد أشار أولئك الملأ من الرافضة وغيرهم من المنافقين على هولاكو أَنْ لَا يُصَالِحَ الْخَلِيفَةَ، وَقَالَ الْوَزِيرُ مَتَى وَقَعَ الصُّلْحُ عَلَى الْمُنَاصَفَةِ لَا يَسْتَمِرُّ هَذَا إِلَّا عَامًا أَوْ عَامَيْنِ ثُمَّ يَعُودُ الْأَمْرُ إِلَى مَا كَانَ عَلَيْهِ قَبْلَ ذَلِكَ، وَحَسَّنُوا لَهُ قَتْلَ الْخَلِيفَةِ، فَلَمَّا عَادَ الْخَلِيفَةُ إِلَى السُّلْطَانِ هُولَاكُو أَمْرَ بِقَتْلِهِ
“Sungguh, orang-orang Syi’ah Rafidhah dan selainnya dari kalangan munafik telah memberi isyarat kepada Holako untuk tidak menerima perdamaian dengan Khalifah, dan berkata menterinya (seorang syi’ah yang bernama Ibnul ‘Alqomi): “Kapan terjadi perdamaian yang hanya setengah-setengah maka tidak akan bertahan lama kecuali satu atau dua tahun saja, kemudian akan kembali seperti sebelumnya”. Maka orang-orang Syi’ah itu pun membujuk Holako untuk membunuh Khalifah, sehingga ketika Khalifah kembali kepada penguasa Tatar Holako (dengan membawa hadiah-hadiah untuknya), dia malah memerintahkan untuk membunuh beliau.” [Al-Bidayah wan Nihayah, 13/234]
Inilah diantara bahaya besar jika mengangkat orang-orang Syi’ah sebagai Pejabat Negara.
Maka Pasukan Tatar membunuh para ulama dan pejabat-pejabat negara selain Syi’ah, serta membantai kaum muslimin di Baghdad dalam jumlah yang sangat besar, hampir tidak ada yang selamat kecuali sedikit sekali, siapa mereka?
 Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah menyebutkan,
وَلَمْ يَنْجُ مِنْهُمْ أَحَدٌ سِوَى أَهْلِ الذِّمَّةِ مِنَ الْيَهُودِ والنَّصارى وَمَنِ الْتَجَأَ إِلَيْهِمْ وَإِلَى دَارِ الْوَزِيرِ ابْنِ الْعَلْقَمِيِّ الرَّافِضِيِّ وَطَائِفَةٍ مِنَ التُّجَّارِ أَخَذُوا لَهُمْ أَمَانًا، بَذَلُوا عَلَيْهِ أَمْوَالًا جَزِيلَةً حَتَّى سَلِمُوا وَسَلِمَتْ أموالهم.
“Dan tidak ada yang selamat dalam pembantaian tersebut kecuali kafir dzimmi Yahudi dan Nasrani, dan orang-orang yang berlindung ke rumah menteri Syi’ah Ibnul ‘Alqomi, serta sekelompok pedagang yang diberi jaminan keamanan dengan syarat membayar dalam jumlah yang besar hingga selamatlah diri dan harta mereka.” [Al-Bidayah wan Nihayah, 13/235]
Kini, sejarah itu berulang, kaum muslimin kembali bertempur dengan golongan kafir dan musyrik Syi’ah dan sekutu-sekutu mereka. Kaum Syi’ah membantai kaum muslimin Yaman, walhamdulillaah Pemerintah Muslim yang lainnya, yang dipimpin oleh Negeri Tauhid Arab Saudi pun bangkit membela kaum muslimin.
Kaum Syi’ah dan sekutu-sekutu kafir mereka juga membantai kaum muslimin di Suriah, Iran, Lebanon dan berbagai belahan dunia lainnya. Semoga Allah ‘azza wa jalla menghancurkan mereka dan menolong kaum muslimin.
Tak heran jika kaum muslimin dan para Pahlawan Islam sejak dulu selalu memerangi Syi’ah. Ahli Sejarah Menyebutkan tentang Pahlawan Besar Islam; Sholahuddin Al-Ayyubi rahimahullah,
وقد مدح علماء أهل السنة وفقهاؤهم وحكامهم هذا الفعل الجميل لصلاح الدين ألا وهو القضاء على دولة العبيديين الرافضية الباطنية
“Sungguh Para Ulama, Fuqoho dan Pemerintah Ahlus Sunnah memuji tindakan Sholahuddin Al-Ayyubi yang sangat baik, yaitu menaklukkan Dinasti Ubaidiyyah yang menganut Syi’ah Rafidhoh Baathiniyyah.” [Ad-Daulah Al-Fathimiyyah, hal. 141]
Karena memang Syi’ah dicetak sejak pertama kali untuk merusak Islam dan menghunus pedang terhadap kaum muslimin. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
الصَّحَابَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ كَانُوا أَئِمَّةَ الْهُدَى، وَمَصَابِيحَ الدُّجَى، وَأَنَّ أَصْلَ كُلِّ فِتْنَةٍ وَبَلِيَّةٍ هُمُ الشِّيعَةُ وَمَنِ انْضَوَى إِلَيْهِمْ، وَكَثِيرٌ مِنَ السُّيُوفِ الَّتِي سُلَّتْ فِي الْإِسْلَامِ إِنَّمَا كَانَتْ مِنْ جِهَتِهِمْ، وَعُلِمَ أَنَّ أَصْلَهُمْ وَمَادَّتَهُمْ مُنَافِقُونَ، اخْتَلَقُوا أَكَاذِيبَ، وَابْتَدَعُوا آرَاءً فَاسِدَةً، لِيُفْسِدُوا بِهَا دِينَ الْإِسْلَامِ، وَيَسْتَزِلُّوا بِهَا مَنْ لَيْسَ مَنْ أُولِي الْأَحْلَامِ
 “Para sahabat radhiyallaahu’anhum adalah imam-imam petunjuk dan lentera-lentera penerang, dan sungguh pangkal semua fitnah (kesesatan) dan bencana adalah Syi’ah serta orang-orang yang bergabung dengan mereka; banyak sekali pedang terhunus terhadap Islam datang dari arah mereka, dan diketahui bahwa asal mereka dan unsur yang membentuk mereka adalah orang-orang munafik yang membuat-buat kedustaan dan mengada-adakan bid’ah pemikiran-pemikiran yang rusak demi merusak agama Islam dan menyesatkan orang-orang bodoh.” [Minhajus Sunnah, 6/370]
Dan ketahuilah, dahulu Pasukan Tatar yang kuat dan gagah perkasa itu, ternyata suatu hari dapat dikalahkan oleh kaum muslimin, tahukah Anda diantara sebab terbesar kemenangan kaum muslimin atas Tatar?
Jawabannya: Doa-doa kaum muslimin dari seluruh penjuru negeri yang mereka panjatkan kepada Allah ‘azza wa jalla, karena Dia-lah yang Maha Menolong dan Maha Perkasa serta Maha Mampu Mengalahkan musuh-musuh-Nya, maka jangan lupa mendoakan saudara-saudara kita kaum muslimin yang sedang bertempur melawan Syi’ah dan sekutu-sekutu mereka dari kalangan orang-orang kafir dan musyrik.
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah menyebutkan tentang Raja Mesir, Saifuddin Quthuz rahimahullah, Pemimpin kaum muslimin melawan Tatar dalam perang ‘Ain Jalut, perang yang menentukan kemenangan kaum muslimin atas Pasukan Tatar yang sangat kuat,
لما رأى عصائب التتار قال للأمراء والجيوش الذين معه: لا تقاتلوهم حتى تزول الشمس وتفئ الظلال وتهب الرياح، ويدعوا لنا الخطباء والناس في صلاتهم، رحمه الله تعالى.
“Ketika beliau telah melihat kumpulan-kumpulan besar Pasukan Tatar, maka beliau berkata kepada para pemimpin dan pasukan yang bersamanya:
“Janganlah kalian berperang hingga tenggelam matahari, malam kembali gelap, angin pun berhembus, dan para khatib serta kaum muslimin mendoakan kita dalam sholat mereka”.
Semoga Allah merahmati beliau.” [Al-Bidayah wan Nihayah, 13/262]
Ingatlah pertolongan Allah ‘azza wa jalla yang sangat mengagumkan terhadap Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu’anhum pada Perang Badar tatkala mereka bermohon dan bersandar hanya kepada-Nya,
إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُم بِأَلْفٍ مِّنَ الْمَلآئِكَةِ مُرْدِفِينَ
“(Ingatlah) ketika kamu ber-istighatsah (memohon pertolongan dalam keadaan genting) kepada Rabbmu, lalu Dia mengabulkan doamu: Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.” [Al-Anfal: 9]
ALLAAHU AKBAR…! (Sumber: Anti Liberal News)

DEMOKRASI

BARAT

FACEBOOK


Diberdayakan oleh Blogger.

Terbaru

Popular Posts

Flag Counter